Tentang Tanaman Adenium

bunga-adenium

Adenium, sebut saja bunga adenium, merupakan salah satu tanaman hias berbunga yang populer hingga saat ini. Banyak sekali masyarakat umum, mungkin juga anda, yang memiliki dan merawat tanaman hias ini di rumah. Keunikan tanaman dipadukan dengan bunga berwarna cerah mampu menjadikan bunga adenium memiliki daya pikat yang luar biasa bagi para pecintanya. Di samping itu, tanaman adenium tidak memerlukan perawatan yang rumit. Dengan perawatan yang cukup mudah dan sederhana untuk dilakukan, kita dapat menikmati keindahan bunga kamboja Jepang atau desert rose ini. Berikut beberapa hal tentang tanaman adenium yang perlu anda ketahui.

 

Bukan Bunga Kamboja dan Tidak Berasal dari Jepang

Bunga adenium juga dikenal sebagai kamboja Jepang. Jika kita merujuk kepada beberapa fakta mengenai bunga ini, pemberian nama kamboja Jepang sebenarnya kurang tepat. Adenium merupakan bunga yang berbeda dengan bunga/ tanaman kamboja (plumeria) yang banyak tumbuh di pemakaman-pemakaman umum di Indonesia walaupun secara sepintas dua bunga yang berbeda ini terlihat cupuk mirip. Selain itu, jika kita beranggapan bahwa adenium adalah bunga yang bersal dari Jepang, perlu kita ketahui bahwa bunga jenis ini justru berasal dari Asia Barat dan Afrika. Sosok tanaman yang sering dipelihara menyerupai pemeliharaan tanaman Bonsai, yang berasal dari Jepang, inilah yang mungkin menginspirasi seseorang untuk memberikan nama kamboja Jepang. Sebutan Desert Rose tentu saja lebih masuk akal karena bunga adenium memang berasal dari daerah yang kering.

 

Letak Keunikan Bunga Adenium

Walaupun bunga adenium termasuk ke dalam kelompok tanaman hias yang memiliki bunga berwarna cerah dan indah, letak keunikan bunga ini justru ada pada akar dan batangnya. Akar tanaman adenium dapat tumbuh menyerupai umbi dan sering kita sebut sebagai bonggol. Inilah letak keunikan dari bunga adenium yang paling utama. Bonggol yang menggelembung besarĀ  di atas permukaan media tanam membuat bunga ini terlihat menawan. Selain itu, bentuk batang adenium yang cenderung lebih kecil terlihat kontras dengan akar dari tanaman ini. Hal inilah yang membuat adenium menjadi tanaman hias yang populer saat ini. Bahkan, banyak pecinta tanaman hias yang berkreasi dengan menjadikan tanaman ini tampak seperti bonsai walaupun sebagian pihak tidak sependapat mengenai penggolongan adenium ke dalam tanaman bonsai mengingat batang dari tanaman ini bukan merupakan batang kayu.

 

Teknik Pengembang Biakan

Ada dua teknik berbeda yang dapat dipilih jika kita ingin mengembang biakkan tanaman ini. Yang pertama adalah dengan teknik stek. Teknik stek cenderung lebih mudah untuk dilakukan dan tidak memerlukan kesabaran dan keteletian ekstra. Hanya saja, hasil yang kita dapatkan dengan menggunakan teknik ini relatif kurang baik mengingat tanaman hasil pengembang biakan biasanya tidak memiliki bonggol yang besar.

Teknik kedua adalah teknik semai biji. Kita memang dituntut untuk bersabar dan teliti jika ingin menggunakan teknik yang satu ini. Kita perlu mencari bunga adenium yang telah berbuah dan menunggu buah itu tua barulah kita dapat menyemai biji buahnya pada media dengan perbandingan kompos dan pasir kira-kira 50-50. Hasil dari teknik inilah yang diakui sebagai yang terbaik karena bentuk bonggol dari tanaman baru dapat menggelembung besar dan indah.

Nah, hal-hal yang telah dibahas di atas merupakan sedikit dari sekian banyak tentang tanaman adenium. Jika anda ingin menanam dari awal, anda dapat membeli biji siap semai yang telah banyak ditawarkan di pasaran. Mengenai perawatan, tanaman adenium adalah tanaman hias yang mudah untuk dirawat. Namun, jika anda cukup sibuk untuk merawat bunga adenium anda sendiri, anda dapat menghubungi Tukang Taman Jakarta yang siap membantu anda merawat tanaman hias koleksi anda.

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Tentang Tanaman Adenium”

  1. fatahilla says:

    mksih atas infonya gan

Leave a Reply